Tips ketika kopling dan rem mobil lengket akibat banjir

Memasuki musim hujan tahun ini tentu membuat sebagian masyarakat Indonesia menjadi siaga banjir. Terutama bagi pemilik kendaraan yang tinggal atau beraktifitas di daerah yang rawan banjir karena mobil yang sering melibas genangan banjir sangat rentan akan kerusakan atau mengalami masalah pada rem dan koplingnya

Kanvas kopling atau rem memang rentan lengket pada fly wheel. Hal itu bisa terjadi karena kanvasnya yang terbuat dari bahan asbes, berpotensi mengembang dan mengeras setelah terkena air.

Bila itu terjadi, maka akibatnya bisa berbahaya. Bisa dibayangkan apa jadinya bila mobil melaju kencang kemudian direm dan mobil tak bisa dijalankan lagi karena rem macet. Oleh karena itu, segera periksa perangkat tersebut setelah mobil menerobos genangan air atau bagian rodanya terendam banjir. Agar hasilnya maksimal, sebaiknya dilakukan overhaul. “Karena kedua perangkat itu memiliki fungsi vital bagi keamanan dan kenyamanan berkendara.

Namun bila rem dan kopling itu lengket sebelum Anda membawanya ke bengkel, lakukan cara darurat untuk mengatasinya. Apa saja cara itu? Berikut penjelasan nya

1. Rem lengket

Gejala rem lengket atau macet setelah melibas genangan air memang tidak bisa dirasakan sesaat setelah roda mobil terendam di genangan air atau banjir. Tanda-tanda itu mulai muncul setelah dua atau tiga hari seiring dengan surutnya air. Untuk mengetahui gejalanya, lepaskan tuas rem tangan dan aktifkan mesin kemudian maju-mundurkan mobil. Bila terasa berat, berarti kanvas rem lengket.

Ada dua cara darurat untuk mengatasinya, sebelum membawa mobil ke bengkel.

a. Lompat rodeo Cara ini mirip dengan seorang koboi yang menjinakkan kuda liar karena itu disebut lompat rodeo. Caranya, lepas tuas rem tangan. Posisikan gigi transmisi di gigi satu dan injak pedal kopling. Setelah itu, nyalakan mesin dan lepas pedal kopling perlahan-lahan. Usahakan mobil melompat atau maju sesaat setelah pedal kopling dilepas. “Ingat, lakukan cara itu di tanah lapang agar aman,” saran Suhidin. Ulangi cara tersebut beberapa kali hingga rem tak terasa lengket lagi.

b. Hentak keras tromol Bila cara pertama tidak membuahkan hasil, Anda bisa mencoba cara kedua, yaitu dengan mengentak tromol rem dengan pukulan keras. Caranya, dongkrak roda belakang. Kemudian lepas roda dan pukul tromol beberapa kali dengan menggunakan palu hingga kanvas rem di tromol tak lengket lagi.

 

 

2. Kopling lengket Seperti halnya mengatasi rem yang lengket, ada dua cara untuk melepaskan kopling yang lengket.

a. Kocok kopling Caranya, injak pedal kopling dalam-dalam hingga beberapa kali. Kemudian dalam kondisi mesin mati, posisikan gigi transmisi di gigi satu dan injak pedal kopling. Setelah itu, nyalakan mesin dan lepas pedal kopling secara bersamaan hingga mobil seperti melompat. Lakukan cara itu beberapa kali. Bila kanvas kopling tidak melekat kuat pada fly wheel, maka dengan cara itu sudah cukup ampuh memisahkan kanvas yang lengket.

b. Dorong mobil Bila cara pertama tak mempan, lakukan cara kedua, yaitu mendorong mobil maju mundur. Langkah pertama, posisikan gigi transmisi di gigi satu pada saat mobil didorong maju. Begitu pun sebaliknya, posisi gigi transmisi di R atau gigi mundur bila ingin mendorong mobil mundur. Lakukan cara itu beberapa kali hingga kopling tak lengket lagi. “Tetapi harus diingat, cara-cara itu hanya berlaku untuk mobil bertransmisi manual.

 

 

Rekomendasi Info Harga Promo Kredit dan Spesifikasi Dealer Resmi Mobil Baru Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Sienta – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh 

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618