Cara mengganti ban cadangan toyota Rush

Cara mengganti ban cadangan toyota Rush

Bagi anda yang ingin mengetahui bagai mana cara mengganti ban cadangan atau ban serep Toyota Rush | Daihatsu TeriosTahun 2006 | 2007 | 2008 | 2009 | 2010 | 2011 | 2012 | 2013 | 2014 | 2015 | 2016

Silahkan lihat tayangan video dibawah ini :

.

.

.

Mobil yang berdesign gagah dan sporty ini memang ekstra aman. Pabrikan Rush dan Terios melakukan perlindungan perangkat mobil dari aksi tangan-tangan jahil, termasuk melindungi ban cadangan dari praktik pencurian.

Perhatikan saja penempatan dan sistem penguncian ban cadangan SUV ini. Selain tertata apik, susunannya berlapis-lapis. Mulai dari cover, penyediaan kunci khusus, hingga penempatan baut-baut yang mengikat ban cadangan ke dudukannya.

Penempatan dan sistem penguncian yang sangat hati-hati ini membutuhkan cara tersendiri dalam membuka ban cadangan. Bagi beberapa orang, mungkin ada yang mengalami kesulitan ketika hendak membuka ban cadangan Rush atau Terios. Apalagi jika terlupa membawa anak kunci yang khusus disediakan pabrikan kedua mobil ini untuk membuka cover ban cadangan.

Jika suatu ketika Anda mengalami kesulitan dalam membuka ban cadangan Rush atau Terios, berikut ini langkah-langkah yang kami sarankan:

1. Siapkan obeng dan anak kunci khusus pembuka cover ban cadangan.

2. Gunakan obeng untuk mencongkel emblem logo Toyota / Daihatsu yang terletak di tengah cover ban cadangan. Sebaiknya lapisi obeng dengan kain lap agar cover ban cadangan tidak tergores saat mencongkel.

3. Setelah cover logo terbuka, akan terlihat lubang kunci cover ban cadangan.

4. Masukkan anak kunci khusus pembuka ban cadangan ke lubang tersebut perlahan-lahan, lalu tekan anak kunci dan putar ke kiri hingga pengunci cover ban cadangan terlepas dari dudukannya.

5. Dengan terbukanya pengunci cover ban cadangan, akan terlihat baut yang ukurannya sama dengan baut roda. Lepaskan baut tersebut dengan menggunakan kunci roda. Setelah mur terlepas, maka cover ban cadangan pun dapat dilepas.

6. Setelah cover ban cadangan terbuka, akan terlihat 3 buah baut yang mengikat ban cadangan dari dudukannya.

7. Lepaskan ketiga baut tersebut untuk melepaskan ban cadangan dari dudukannya.

Sekali lagi, langkah-langkah di atas tidak akan berguna jika Anda tidak membawa kunci khusus pembuka ban cadangan. Karena itu, berhati-hatilah dan tidak ada salahnya jika Anda selalu meletakkan kunci tersebut di dalam mobil.

.

.

Rekomendasi Info Harga Promo dan Spesifikasi Dealer Mobil Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Yaris Medan Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami :

0853-7325-1618

PT. Deltamas Surya Indah Mulia

JL. Balai Kota No. 2 A Medan

.

Informasi kode pada ban mobil

Informasi kode pada ban mobil

 

Ban merupakan komponen terpenting dari kendaraan, ban memiliki jenis dan karakteristik berbeda-beda. Masing-masing jenis disesuaikan dengan fungsi dan tipe kendaraan yang memakainya.

Namun, mengenal ban bukan sekadar soal jenis, merek dan diameter, ada kode unik yang tercetak pada ban dengan makna-makna tertentu.

Kode ini menjadi keterangan spesifikasi ban dari produsen. Lalu, bagaimana cara membaca kode tersebut? Sebagai contoh, Indonesia yang menggunakan pengukuran metric, kebanyakan ban standard pabrikan memiliki kode 185/65/R16 88H, apa maksudnya?

Lebar, dan Tinggi Angka 185 menunjukkan kode lebar telapak ban yang memakai satuan ukur milimeter, jadi angka tersebut berarti telapak ban memiliki lebar 185 milimeter. Berikutnya ada angka 65, menunjukkan ketebalan/tinggi dinding ban yang dihitung melalui persentase lebar ban, maka 65 adalah tebal/tinggi ban 65% dari lebar telapak. Semakin kecil angkanya, maka akan semakin tipis dinding ban.

 

Kode Produksi

Untuk melihat kode produksi dari ban mobil dapat dilihat dari 4 (empat) angka yang tercantum seperti yang telihat pada gambar dibawah ini. Dua angka pertama menunjukkan periode minggu pembuatan sedangkan dua angka selanjutnya menunjukkan tahun pembuatan :

 

 

 

 

Sebagai contoh bila angka tertera pada ban mobil 3612 berarti ban tersebut di produksi pada minggu ke 36 di tahun 2012 atau dengan kata lain ban tersebut di produksi pada bulan september pada tahun 2012.

 

 

Rekomendasi Info Harga Promo dan Spesifikasi Dealer Mobil Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cara pasang roof rack / roof box avanza

Cara pasang roof rack / roof box avanza

Sebentar lagi cuti massal libur lebaran akan tiba. Di musim libur panjang seperti mudik Lebaran, bepergian jauh dengan membawa banyak barang adalah hal yang sering dilakukan. Penumpang kerap memenuhi mobil dengan barang bawaan seperti koper, tas kecil hingga aneka benda kecil.

Kondisi seperti ini tentu mendatangkan konsekuensi. Selain bobot mobil yang bertambah, ruang di kabin pun kian tersunat sehingga kabin terasa sempit. Jika saat berangkat saja sudah penuh, maka pas perjalanan pulang bisa jadi semakin sempit karena biasanya perjalanan pulang disertai dengan membawa oleh-oleh.

.

Alhasil, mendapatkan ruang ekstra dengan menambah perangkat roof rack atau roof box adalah langkah cerdas untuk menyiasati kebutuhan ruang penyimpanan.

Di pasar ada banyak pilihan roof rack dan roof box yang tersedia. Kendati kian banyak digunakan, tapi tidak semua orang paham cara memasang kedua perangkat itu dengan baik. Padahal semua ada hitung-hitungannya, terlebih karena kinerja perangkat tersebut yang terhitung berat akibat memanggul beban secara harfiah.

Nah, sebagai pemilik mobil sebaiknya juga mengetahui bagaimana cara instalasinya. Seperti apa caranya?

Pengukuran

Sebelum pemasangan kedua perangkat itu, tentu perlu pengukuran. Hal ini untuk menentukan posisi peletakannya. Posisi di tengah tak hanya berlaku untuk pilihan lebih maju atau lebih mundur, tapi juga posisi antara kanan dan kiri di cross bar.

Cara terbaik tentu memposisikan roof rack atau roof box di tengah. Jangan terlalu kiri atau kanan karena akan mempengaruhi beban mobil jadi tidak merata. Jika sudah begini, maka jangan sekalisekali menggunakan metode kira-kira.

Jadi yang digunakan adalah alat ukur seperti meteran untuk mengukur jarak masing-masing sisi agar lebih presisi. Karena jika meleset, maka akan mengganggu gerak mobil (roll) saat bermanuver.

Lihat titik tumpunya

Sebagus apapun roof rack atau roof box yang Anda beli, fungsi utama mereka adalah untuk membawa barang. Membawa barang sama artinya dengan menanggung beban dan jika berurusan dengan beban maka pondasi atau titik tumpu menjadi hal yang sangat penting.

Titik tumpu itu didapat dari keberadaan roof rail. Jenis mobil yang dari standar sudah dilengkapi roof rail biasanya hanya MPV, jip atau SUV. Sehingga jika mobil Anda belum memiliki roof rail, maka langkah awal yang harus dilakukan adalah memasang dulu roof rail.

Setelah roof rail terpasang, maka yang Anda perlu lakukan berikutnya adalah memasang cross bar. Nah, palang inilah yang berguna untuk menopang roof rack ataupun roof box sesuai kebutuhan dan keinginan Anda.

Jadi pemilihan roof rack maupun roof box juga perlu menyesuaikan dengan roof rail. “Ukur dimensi roof rack dan roof box Anda. Usahakan agar titik tengah dari komponen tersebut berada di tengah mobil Anda,” ucap Arief dari Banteng Mas, toko variasi spesialis aksesori utilitas di MGK Kemayoran, Jakarta Utara.

.

Untuk memposisikan di tengah, geser cross bar maju atau mundur. Setelah mendapat posisi yang sesuai, kencangkan dengan kunci yang pas dan pastikan semua mendapat tingkat kekencangan yang sama. Ini perlu demi alasan stabilitas. Dengan berada di tengah mobil, maka distribusi bobot bisa lebih merata dan membantu stabilitas saat bermanuver.

Selain soal stabilitas yang tentu juga berpengaruh pada keselamatan berkendara, memposisikan di tengah juga untuk kemudahan akses. Anda tinggal menginjak footstep atau ban jika mobilnya tinggi untuk mengakses masuk-keluar barang. Jikapun ingin menjorok ke belakang, semisal karena ada sunroof, maka pastikan agar bagian paling belakang dari roof box dan roof rail tidak membentur spoiler belakang saat pintu belakang dibuka.

.

.

Informasi Harga Promo dan Cicilan Kredit serta Spesifikasi Mobil Baru – Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Sienta – Yaris

.

Rekomendasi Dealer Resmi Toyota Medan – Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618

PT. Deltamas Surya Indah Mulia

JL. Balai Kota No. 2 A Medan

Tips cara merawat radiator avanza

Tips cara merawat radiator avanza

Radiator pada mobil Avanza tujuannya adalah untuk mendinginkan mesin. Pada dasarnya sistem pendingin mesin mobil ditunjang oleh 3 hal, yaitu Cairan Pendingin, Udara dan Minyak Pelumas. Ketiganya berkaitan erat dan sangat menentukan efisiensi kinerja mobil Avanza anda. Dan berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan, serta tips dalam merawatnya :

 

Radiator

Sebagai penampung utama dan tempat cairan didinginkan, maka kondisi radiator harus selalu terjaga dengan baik. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan baik luar maupun dalam. Pada bagian luar terdapat kisi-kisi yang merupakan jalur mengalirnya angin. Jika kisi-kisi tersebut tersumbat kotoran, maka dapat dipastikan bahwa volume angin yang mengalir pun berkurang, sehingga proses pendinginan menjadi kurang efektif. Untuk membersihkannya, gunakanlah kuas halus atau semprotan air yang bertekanan rendah agar jangan sampai membengkokan kisi-kisi yang sangat tipis tersebut.

Pembentukan karat adalah hal yang umum terjadi pada bagian dalam radiator yang sudah berumur. Karat dapat menghambat sirkulasi sistem pendingin atau bahkan melumpuhkannya. Untuk itu lakukanlah pengurasan secara berkala, setidaknya setahun sekali. Proses ini dapat dilakukan sendiri, atau diserahkan pada bengkel khusus, terutama jika terjadi kebocoran. Jika Anda berencana untuk melakukan pengurasan sendiri, berikut ini adalah langkah-langkahnya :

1. Sebelumnya pastikan mesin mobil berada dalam kondisi dingin.

2. Bukalah penutup pembuangan cairan yang terdapat pada bagian bawah radiator dan simpan penutup tersebut di tempat yang aman.

3. Setelah seluruh cairan mengalir keluar, tutup kembali hingga rapat. Kemudian bukalah penutup utama pada bagian atas radiator, lalu tambahkan cairan penguras atau Radiator Flush (jika ada) dan tambahkan air bersih hingga penuh. Biarkan penutup utama terbuka untuk mengurangi tekanan yang terlalu tinggi saat pemanasan mesin.

4. Hidupkan mesin mobil dan biarkan menyala hingga mencapai temperatur operasional atau sekitar 10 sampai 15 menit. Selama proses pemanasan berlangsung ketinggian air didalam radiator dapat saja menurun. Untuk itu Anda dapat melakukan penambahan.

Untuk mempercepat sirkulasi air dan merontokan kotoran atau karat yang melekat pada dinding jalur sirkulasi, Anda dapat menginjak pedal gas secara perlahan dengan putaran mesin sekitar 1.000 – 1.500 rpm.

5. Setelah mencapai suhu operasional, matikan mesin dan biarkan dingin kembali. Setelah dingin, buka kembali penutup pembuangan radiator dan biarkan mengalir keluar seluruhnya.

6. Pada tahap ini, dengan kondisi kedua penutup terbuka, alirkan air kembali air bersih kedalam radiator hingga air yang keluar pada bagian pembuangan terlihat bersih.

7. Setelah itu tutup kembali penutup pembuangan radiator hingga rapat dan isikan air bersih atau cairan pendingin (Radiator Coolant), atau keduanya hingga penuh, kemudian tutup kembali dengan rapat.

8. Perhatikan volume cairan dalam radiator selama beberapa hari pemakaian pertama, dan tambahkan bila berkurang. Jika masih terus berkurang, ada kemungkinan terjadi kebocoran. Untuk itu periksakan mobil Anda pada bengkel radiator.

Jika radiator mobil  Avanza anda sudah cukup lama tidak dikuras atau jika Anda membeli mobil bekas tanpa mengetahui riwayat perawatan radiatornya, serahkan proses pengurasan pada bengekel radiator. Sebab jika kotoran yang terdapat didalam jalur sirkulasi pendingin mesin terlalu banyak, maka mengurasnya justru dapat menyumbat beberapa saluran yang sempit dan dapat mengakibatkan kegagalan pada sistem pendinginan.

Selang Radiator

Selang ini menjadi penghubung antara Radiator dan mesin, serta jalur mengalirnya cairan pendingin. Tekanan dan suhu air yang tinggi membuat selang radiator semakin lama semakin mengembang, dan daya tahannya semakin menurun.

Oleh karena itu jika memang sudah saatnya diganti, lakukanlah segera. Terlambat menggantinya dapat berakibat fatal seperti terhambatnya sirkulasi air atau bahkan sobeknya selang. Akibatnya seluruh cairan akan terkuras seketika dan temperatur mesin melonjak tinggi. Saat itu terjadi umumnya terjadi suara menggelitik dan mesin akan mati.

Tutup Radiator Perhatikan apakah karet penyekat dan pegas masih berfungsi dengan baik. Jika tidak maka dapat menyebabkan meningkatnya temperatur mesin. Klem / Pengikat Selang Radiator Klem / pengikat yang biasanya terbiat dari besi atau baja, memastikan selang tersambung dengan baik pada radiator.

Karena pengikat radiator sangat vital dalam menjaga agar jangan sampai lepas dan bocor, pastikanlah bahwa pengikat tersebut cukup kuat namun tidak terlalu kuat yang justru akan membuat selang radiator sobek. Kipas Pendingin Agar peranti ini tetap dapat bekerja dengan baik, periksalah kondisi cairan silikon dan tali kipas. Pastikan keduanya selalu dalam kondisi baik.

Pompa Oli Yang tidak kalah penting untuk diperhatikan pada sistem pendinginan mesin adalah pompa oli. Selain memompa oli menuju bagian mesin yang membutuhkannya, melalui proses ini mesin turut didinginkan. Terawatnya sistem pendingin dengan baik akan menambah rasa aman dan nyaman dalam mengendarai mobil Anda kemanapun.

 

Rekomendasi Info Harga Promo dan Spesifikasi Dealer Mobil Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618