Efek jika oli mesin di isi terlalu banyak

Mungkin kejadian seperti ini pernah terjadi pada diri anda, Kebanyakan orang hanya memeriksa oli apakah berkurang atau belum. Jika berkurang, maka oli akan ditambah. Namun tahukah Anda bahwa mengisi oli secara berlebihan sama sekali tidak dianjurkan, malah bisa membawa efek yang justru mengakibatkan kerusakan pada mesin.

Ada 2 hal yang terjadi

“Kebanyakan orang kalau mengisi oli sendiri, mereka justru mengisi oli terlalu banyak. Padahal kalau mengisi oli haruslah pas. Tidak boleh kurang ataupun berlebihan,”.

Ada 2 hal yang akan terjadi bila mengisi oli secara berlebih,

Pertama mobil akan terasa lebih berat.

Akselerasi mobil juga akan menjadi berkurang. Sebab mesin itu ada mekanismenya di dalam, misal dia seharusnya hanya terendam (oli) setengah, ini jadi kerendam sepenuhnya. Nah, ini (komponen di dalam mesin) bergeraknya jadi lebih lama,” ungkapnya

Kedua adalah mesin menjadi mudah kotor.

Di mesin itu ada yang namanya PCV atau saluran hawa. Nah kalau terlalu banyak bisa menjadi kotor. Kotor ini disebabkan pembakaran oli menghasilkan uap oli. Uap oli ini tidak boleh dibuang karena terkait dengan regulasi lingkungan hidup. Jadi uap oli tersebut dimasukkan lagi ke dalam mesin melaui saluran hawa tersebut. Nah kalau oli terlalu banyak, maka uap oli juga akan terlalu banyak dan mengotori saluran tersebut, jika sudah kotor, maka efeknya bisa cukup panjang. “Itu harus ke bengkel dan beberapa komponen harus dibongkar.

Jadi cukup sulit kalau melakukan sendiri apalagi di rumah. Untuk itu kami menyarankan untuk memeriksa oli mesin dan tetap untuk menjaga oli berada di antara garis minimum dan garis maksimal. “Idealnya ada di antaranya. Jangan kurang karena nanti kekurangan oli dan jangan berlebih agar mesinnya maksimal,” pungkasnya.

 

 

Rekomendasi Info Harga Promo dan Spesifikasi Dealer Mobil Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh 

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618