Efek buruk terlalu sering poles mobil

Cara yang dipakai agar mobil selalu kelihatan kinclong adalah dengan memoles body mobil. Dengan melakukan poles body mobil ini, bodi mobil akan kembali mulus dan warna kusam bisa dihilangkan.

Namun, meski bisa membuat warna mobil kembali seperti saat baru, ternyata ada efek buruk yang bisa ditimbulkan bila terlalu sering melakukan perawatan poles bodi ini.

Intensitas perawatan bodi dengan metode poles yang terlalu sering bisa mengikis lapisan pernis bahkan sampai warna cat dasar. “Poles bodi selain menggunakan cairan khusus juga menggunakan alat.

Bila keseringan cat bodi bisa terkikis. Saat proses poles dengan alat, lanjutnya, otomatis harus ditekan ke bodi. Saat menekan ke bodi bila tidak tahu tekniknya juga bisa membuat cat terkikis, biasanya orang awam yang suka memoles mobil sendiri jarang yang menyadari efeknya. “Baiknya bila menggunakan jasa auto detailing untuk memoles kendaraan itu cukup dilakukan 2-3 kali dalam setahun.

Makin sering dipoles menggukan alat dan cairan bisa membuat umur cat lebih cepat pudar terkikis,” ujar Daniel. Nah, Anda tentu tak mau menempatkan mobil pada resiko seperti ini kan?

Melakukan poles bodi memang boleh-boleh saja dilakukan tapi perhatikan intensitasnya. Bila dirasa belum perlu melakukan pose bodi, sebaiknya mobil diberikan perawatan lain seperti mencuci bersih agar terlihat bersih lagi.

 

 

Rekomendasi Info Harga Promo dan Spesifikasi Dealer Mobil Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami :

0853-7325-1618