Jangan panik. Yang harus dilakukan ketika pecah ban saat mobil dalam kecepatan tinggi

Jangan panik. Yang harus dilakukan ketika pecah ban saat mobil dalam kecepatan tinggi

Ada hal yang Anda dapat lakukan jika hal itu terjadi pada Anda:

1. Bersikap tenang Kejadian ban pecah memang sulit diduga. Kejadiannya pun berlangsung cepat dengan guncangan yang hebat. Bila Anda mengalami hal seperti itu, langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah jangan panik.

Karena jika panik Anda justru akan melakukan hal-hal yang seharusnya tidak boleh Anda lakukan yaitu melakukan pengereman secara mendadak. Jika Anda mendengar ledakan dari ban Anda, jangan langsung panik tapi tetap fokuskan mata Anda ke depan dan kendalikan mobil dengan mengurangi kecepatannya secara perlahan.

2. Counter steering Jika ban pecah di bagian depan langsung lepas kopling, kemudian rem dan gas. Modalnya hanya counter steering saja misalnya ban pecah bagian kiri, setir berat kekiri counter ke kanan begitu pula sebaliknya.

3. Mempertahankan laju kendaraan Hal lain yang Anda dapat lakukan saat ban depan pecah adalah berusaha mempertahankan laju kendaraan dan mengurangi kecepatan kendaraan dengan melepaskan kaki dari pedal gas secara perlahan jangan langsung melepaskannya. Setelah kecepatan mobil berkurang, lakukan engine brake untuk membantu menahan laju kendaraan.

4. Rem secara perlahan Ban pecah bagian belakang biasanya relatif mudah di kendalikan malah kadang-kadang tidak terasa tapi jika ini terjadi rem secara perlahan karena saat ban belakang pecah lajur kendaraan Anda akan melintir kemana-mana jika Anda melakukan pengereman secara mendadak dan dapat menyebabkan kecelakaan.

5. Menjaga keseimbangan kendaraan Ini adalah tindakan bagi Anda yang memiliki kemampuan menyetir pada level advance mengurangi gas secara perlahan dan bertahap ini dapat menyeimbangkan kendaraan Anda dan usahakan untuk mengurangi beban pada ban yang pecah.

Hal yang dilarang ketika ini terjadi adalah rem secara mendadak karena jika Anda rem secara mendadak bobot mobil akan pindah kedepan dan setir akan semakin menarik kearah ban pecah yang dapat menyebabkan mobil terbalik.

Tapi mencegah lebih baik daripada mengobati, jadi jika tidak ingin kejadian ini terjadi pada Anda maka lebih baik sebelum Anda berkendara lak

 

Rekomendasi Info Harga Promo dan Spesifikasi Dealer Mobil Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh 

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mobil Matic ngeden dan gak bisa ngebut

Mobil Matic ngeden dan gak bisa ngebut

Bagi masyarakat yang tinggal di kota besar yang lalu lintas nya macet luar biasa. Mobil yang bertransmisi otomatis merupakan pilihan yang tepat, mengemudi lebih nyaman karena ketika melintas di jalanan yang macet kita tidap perlu untuk bersusah payah injak kopling, ataupun over transmisi.

Tapi kenyamanan yang kita lalui di jalanan macet tersebut akan berubah ketika kita sedang bepergian ke luar kota atau pun jalan tol yang sepi, ketika di saat kita membutuhkan akselerasi yang optimal yang terjadi malah mobil matic kita ngenden tidak bisa ngebut. Laju kendaraan seperti tertahan dan tidak maksimal.

Banyak konsumen akhir-akhir ini mengeluhkan mobil bertransmisi otomatis/matic-nya loyo atau tidak bertenaga. Nggak bisa diajak lari, bahkan terasa mengedan alias tarikannya berat.

Pedal gas sudah diinjak dalam, tapi mobil lambat merespon. Saking lambatnya, meski pedal gas sudah diinjak sampai mentok, mobil tetap tidak mau berakselerasi. Pertambahan kecepatan ada, tapi sangat sulit. Susah payah.

Sebelum kita bahas lebih dalam mengenai faktor penyebab mobil matik tidak bisa ngebut, bagi anda yang ingin mengetauhi Promo September Ceria 2019 Dp Paling Murah mobil Toyota silahkan langsung klik aja artikel dibawah ini :

https://www.medansalestoyota.com/promo-ceria-september-2019-toyota-deltamas/

.

.

Jangankan bermimpi bisa meraih kecepatan puncak (top speed) saat melaju di jalan bebas hambatan. Sekadar bisa mencapai kecepatan 140 km/jam saja susahnya minta ampun. Bahkan dalam beberapa kasus, kecepatan 100 km/jam susah didapat. Begitu juga ketika mencoba melakukan kickdown (menginjak pedal gas dalam secara tiba-tiba), perpindahan gigi otomatis ke posisi gigi yang lebih rendah tidak terjadi.

Kalaupun bisa responnya sangat lambat. Parah lagi kalau kebetulan mobil sedang diajak pergi jauh, atau melintasi jalanan dengan turunan dan tanjakan terjal. Bisa-bisa mobil tidak mampu menanjak, dan musti didorong. Kalau mobil matic sudah loyo begitu, tidak lagi menyenangkan.

Mengemudikan mobil matic tidak lagi menjadi pengalaman menggembirakan. Yang terjadi setiap saat hati kita dirundung ketidaknyamanan. “Jangan-jangan nanti mobilnya mogok di jalan. Terdampar! Musti diderek! Bisa nggak ya saya sampai ke tujuan?

Kalau sampai telantar di tengah jalan bagaimana? Gimana kalau pas di tengah hutan?” Berderet-deret pertanyaan muncul di kepala kita. Hati tambah khawatir. Tapi kekhawatiran saja tidak akan bisa mengobati masalah yang terjadi pada mobil matic kita. Penyebab matic berat Dalam kondisi mobil normal, mesin dan transmisi matic bagus, umumnya tenaga mesin akan tersalur sempurna ke roda. Kalaupun terjadi kehilangan tenaga, untuk mobil-mobil dengan transmisi matic terbaru, paling besar di kisaran 2 persen.

Artinya, sekalipun kita menggunakan mobil matic, selisih konsumsi BBM dengan mobil bertransmisi manual idealnya tidak jauh berbeda. Bahkan dalam kondisi tertentu, konsumsi BBM mobil matic bisa lebih hemat dari mobil manual. Karena sistem perpindahan gigi otomatisnya lebih terukur, pada putaran dan beban mesin yang tepat.

Berbeda dengan mobil manual yang waktu perpindahannya sangat subyektif, sehingga dampak ke konsumsi BBM menjadi sangat relatif. Mengapa mobil matic ngeden? Itu terjadi karena tenaga mesin ke roda tidak tersalur secara sempurna, dengan toleransi kehilangan tenaga seperti kondisi ideal.

Tapi bisa jadi tingkat kehilangan tenaga mesin ke roda lebih banyak. Apa yang terjadi kemudian? Karena tenaga mesin tidak tersalur sempurna, konsumsi BBM jadi lebih boros. Idealnya untuk RPM 2.000 (jarum RPM di angka 2) misalnya, dalam kondisi jalan datar bebas hambatan mobil bisa melaju dengan kecepatan 80 km/jam.

Karena tenaga sebagian hilang maka mobil hanya bisa melaju dengan kecepatan 40 – 60 km/jam untuk RPM yang sama. Artinya butuh ekstra RPM untuk menambah kecepatan mobil sampai pada posisi 80 km/jam. Ekstra RPM diwujudkan dalam bentuk menekan pedal gas lebih dalam, putaran mesin lebih tinggi, mesin lebih meraung tapi output dalam bentuk laju kecepatan mobil sama saat dalam kondisi normal RPM di posisi 2.000. Gampangnya dalam kondisi normal, dengan RPM 2.000 mobil bisa melaju hingga 80 km/jam.

Namun dalam kondisi transmisi matic tidak normal, untuk mencapai kecepatan 80 km/jam di jalan bebas hambatan butuh RPM di atas 2.000. Bisa 3.000 atau bahkan 5.000. Padahal untuk menambah RPM, pedal gas harus diinjak lebih dalam. Saat pedal gas diinjak lebih dalam, konsumsi BBM jadi lebih besar. Dalam kondisi yang sudah sangat parah, bisa saja mobil sama sekali tidak mau berjalan.

Kalaupun mau jalan sangat berat. Meraung-raung. Masalah tenaga mesin yang hilang dan tidak tersalur sempurna itu karena banyak hal.

Problem sekundernya bisa karena pengaruh kerja kopling (clutch) yang tidak bagus. Tapi clutch sendiri, pada saat tertentu bisa menjadi problem primer. Di luar itu masih banyak problem lain yang menyertainya. Bisa karena terjadi kegagalan sistem kerja mekanis, kelistrikan dan computerized. Atau bisa karena terjadi gangguan sistem kerja mekanis, akibat terganggunya sistem kelistrikan dan computerized.

Butuh diagnosa yang lebih hati-hati dan akurat, agar perbaikan transmisi matic tepat sasaran dan hemat biaya. Jangan sampai mengganti komponen yang tidak seharusnya diganti

. “Mobil matic boros, kantong bolong”

Informasi Harga Promo dan Cicilan Kredit serta Spesifikasi Mobil Baru Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Sienta – Yaris 

.

Rekomendasi Dealer Resmi Toyota Medan – Sumatera Utara – Aceh 

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618

PT Deltamas Surya Indah Mulia

JL. Balai Kota No. 2 A Medan

Efek dari menahan gas mobil matic ketika di tanjakan

Efek dari menahan gas mobil matic ketika di tanjakan

Mungkin kita tidak sadar. Saat mengemudikan mobil matic dan lalu lintas tersendat atau macet pas ditanjakan, kita coba menahan laju mobil agar tidak mundur dengan sedikit menekan pedal gas.

Sebagian di antara kita bisa menahan dengan sempurna. Mobil tidak berjalan maju atau mundur, alias tetap di tempat meski terasa ada sedikit gerak mobil.

Sebagian lainnya bisa saja gagal melakukannya. Tanpa disadari tekanan kaki pada pedal gas melemah, atau bahkan menguat. Apa yang terjadi kemudian?

Mobil sediit bergerak maju. Ketika kita tahu itu dan menyadarinya, kita mengurangi tekanan kaki. Dengan RPM lebih rendah, tenaga mesin tidak mampu menahan beban mobil ditanjakan, lalu mobil mundur sedikit.

Ketika kita menyadari itu, kita kembali menekan kaki kita sedikit. Kondisi ini berlangsung terus. Berulang, maju-mundur.

 

Transmisi Bisa Jebol

Produsen mobil dan transmisi otomatis mobil selalu mengingatkan agar cara seperti itu tidak dilakukan. Alasannya trasmisi matic mobil bisa jebol.

Alasan lain yang juga rasional kalau kita gagal mengontrol tekanan kaki pada pedal gas, maka bisa jadi mobil menabrak kendaraan di depan atau di belakangnya.

Apa yang membuat transmisi otomatis mobil bisa jebol atau rusak saat kita menahan laju mobil ditanjakan dengan mengatur tekanan pedal gas? Produsen mobil, Agen (Tunggal) Pemegang Merek (ATPM) dan showroom tidak pernah menjelaskannya. Mari kita bahas bersama.

Power Flow

Pada saat mobil matic jalan maju dan tuas ada di posisi D, 2 atau 1/L, pada saat itu aliran tenaga dari mesin tersalur ke roda secara “sempurna”.

Saat tuas transmisi ada di posisi D, 2 atau 1/L, tenaga atau putaran mesin dari crunkshaft diteruskan ke Torque Converter/TC. Oleh TC selanjutnya tenaga/putaran mesin diteruskan ke kampas kopling lalu ke gearbox sebelum ke penggerak akhir.

Pada saat mobil matic terhenti/tersendat di jalan tanjakan, secara otomatis sistem computerized transmisi otomatis (Transmission Control Unit/TCU) memilih tingkat percepatan/gigi 1.

Kembali ke prinsip dasar sistem perpindahan percepatan otomatis pada transmisi matic. Pertambahan percepatan otomatis pada mobil matic dipengaruhi oleh laju dan beban kendaraan. Makin cepat laju mobil tingkat percepatan/gigi secara otomatis bergeser ke posisi yang lebih tinggi.

Sebaliknya ketika beban mesin meningkat, tingkat percepatan/gigi otomatis akan bergeser ke posisi yang lebih rendah.

Pada saat mobil terjebak/terhenti di jalanan menanjak akibat lalu lintas macet atau tersendat, beban mesin sangat berat. Maka secara otomatis tingkat percepatan/gigi ada di 1. Begitu pula saat mobil berjalan dari posisi diam.

Pada saat percepatan otomatis ada di tingkat 1, sinkronisasi kerja komponen penggerak (control device) seperti kampas kopling, bands, multi-kopling dan one way clutch (kopling searah) menciptakan gerak-maju pada output shaft yang diteruskan ke penggerak akhir.

 Gerak Berlawanan

Pada kasus menahan mobil yang terhenti ditanjakan dengan pedal gas, besarnya tenaga dan kecepatan gerak-maju bergantung pada putaran mesin – yang saat berhenti ditanjakan – dikontrol oleh tekanan kaki kita pada pedal gas.

Idealnya saat tingkat percepatan 1 yang terpilih, mobil harus bergerak maju. Tapi apa yang terjadi saat tekanan pedal gas melemah, putaran mesin (RPM) turun dan tenaga mesin tidak mampu menahan beban kendaraan. Mobil bergerak mundur.

Pada saat mobil bergerak-mundur, memaksa output shaft berputar melawan gerak-maju. Putaran output shaft ke arah berlawanan untuk beberapa jenis transmisi matic, akan memaksa gerak berlawanan kopling searah dan gaya gesek kampas kopling.

Sehingga beban kerja kopling akan semakin berat. Bila gerak berlawanan ini masuk ke gearbox, maka berpeluang merontokkan gearbox yang ditandai dengan rontoknya gigi-gigi pada gearbox.

Solusi

Agar usia pakai mobil matic Anda awet, saat terjebak macet dalam jalanan menanjak, tekan pedal rem lalu tarik rem tangan. Setelah itu geser tuas ke N.

Ketika kendaraan di depannya berjalan, geser tuas ke D, 2 atau 1/L sesuai kebutuhan, geser kaki ke pedal gas dan tekan sesuai kebutuhan, lalu lepaskan rem tangan perlahan.

 

Selamat mencoba

 

Rekomendasi Info Harga Promo Kredit dan Spesifikasi Dealer Resmi Mobil Baru Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Sienta – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Memperbaiki bodi mobil penyok dengan praktis

Memperbaiki bodi mobil penyok dengan praktis

Kenapa saya bilang sederhana dan praktis? Karena disini sobat tidak perlu banyak menggunakan alat canggih, hanya memerlukan 2 alat yang sangat sederhana. Meskipun sederhana tapi cara ini sangat efektif sekali untuk mengembalikan kondisi body mobil sobat seperti semula.

 

Baiklah, langsung saja saya sajikan cara praktis mengembalikan body mobil yang penyok seperti semula. Berikut caranya : – Pertama yang kita butuhkan adalah sebuah alat pengering rambut ( hair dryer) dan karbondioksida cair.

Anda bisa meminjam hair dryer ke teman,tetangga, pacar atau pun ibu anda. Sedangkan untuk karbondioksida cair bisa anda dapatkan di toko penjual bahan kimia.

– Yang perlu sobat lakukan adalah memanaskan body mobil sobat yang penyok dengan bantuan hair dryer. Tidak perlu lama-lama panaskan secukupnya saja sampai dirasa cukup panas.

– Kemudian tanpa menunggu jeda, sobat langsung saja semprotkan cairan karbondioksida tadi yang sudah dibeli kebagian body mobil yang penyok yang sebelumnya sudah dipanaskan terlebih dahulu dengan hair dryer tadi.

 

Jadi cara diatas adalah memanfaatkan perubahan suhu secara tiba-tiba dari panas menjadi sangat dingin. Masih bingung?

Jadi begini, body mobil yang penyok sebelumnya dipanaskan dengan menggunakan hair dryer. Kemudian diseprot menggunakan karbondioksida cair yang sifatnya dingin, bahkan dinginnya mencapai 109 derajat celcius. Sehingga perubahan suhu atau penurunan suhu secara drastis ini menyebabkan daya dorong pada body mobil. Otomatis dengan daya dorong tersebut dapat mengembalikan body mobil yang tadinya penyok menjadi rata kembali.

Tapi ingat, cara ini hanya dapat untuk memperbaiki body mobil yang penyok sekala kecil bukan penyok yang hancur tidak karuan.

 

 

Rekomendasi Info Harga Promo dan Spesifikasi Dealer Mobil Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618

 

 

 

 

 

 

 

Penyebab klakson mobil tidak bunyi

Penyebab klakson mobil tidak bunyi

Sobat pasti suka kesal jika pada posisi penting tapi klakson mobil yang kita butuhkan tidak mau bunyi. Hal ini juga bisa berakibat fatal, karena klakson juga sebagai sumber peringatan antara pengendara motor atau mobil.

Klakson mobil banyak sekali macamnya, lebih tepatnya bunyi yang dikeluarkan. Ada yang bunyi standar “tin”, ada yang bunyinya sedikit besar “ton” atau biasa disebut klakson keong. Dan bahkan ada klakson yang bunyinya aneh – aneh, biasa kita temui pada mobil polisi dan bus besar.

Klakson yang bagus menurut saya adalah klakson yang bunyinya tidak mengagetkan pengendara lain. Kasian pengendara lain apalagi kalau jantungan bisa berakibat fatal. Pilih yang standar saja, yang penting dapat berfungsi dengan baik. Balik lagi ketopik pembahasan mengenai penyebab klakson mobil tidak bunyi, dan akan saya jelaskan dibawah ini.

 

Klakson Rusak

Untuk mengetahui kerusakan pada klakson mobil yang tidak bunyi kita pertama harus memastikan apakah klakson masih bekerja dengan baik atau tidak. Kita harus melakukan pengetestsan secara langsung. Caranya adalah dengan menghubungkan terminal positif dan negatif pada klakson ke terminal positif dan negatif aki. Terminal postif/negatif klakson boleh tertukar tukar bebas. Jika klakson masih bunyi berarti klakson masih bagus, jika klakson bunyi tapi tidak keras coba lakukan penyetelan pada baut stelan yang terdapat pada klakson putar ke kanan dan ke kiri sampai mendapatkan bunyi yang maksimal.

Fuse Horn (sekring klakson)

Penyebab klakson tidak bunyi lainnya bisa dari sekring klakson yang terputus. Bisa karena arus listrik terlalu besar atau karena usia pemakaian sekring sudah sangat lama. Memperbaikinya cukup mudah, kita tinggal mengganti sekring dengan yang baru. Saat mengganti sekring usahakan dengan ukuran yang sama atau sesuai anjuran pabrikan.

Rellay Klakson

Untuk rangkaian klakson yang sudah menggunakan tambahan rellay biasanya terjadi kerusakan pada rellay. Rellay sering rusak jika terlalu lama terkena air dan kotoran. Cara memperbaikinya cukup mengganti sesuai dengan jenis rellay yang digunakan.

Kabel Rangkaian Klakson

Hal mendasar yang sering terjadi pada perangkat kelistrikan mobil adalah kabel penghubung yang putus. Putusnya kabel jelas menjadi masalah penting karena arus listrik tidak dapat terlalirkan ketujuannya. Kabel yang putus bisa karena korsleting atau karena jamur pada kabel yang menyebabkan korosi dan putus. Cara memperbaikinya kita tes dahulu terminal terminal pada klakson dengan menggunakan tes lamp. Test lamp dihubungkan dengan massa body mobil, lalu pencet saklar klakson dan test terminal klakson apakah ada arus listrik positifnya atau tidak, tandanya jika ada arus listrik berarti test lamp menyala.

Saklar Klakson

Yang terakhir biasanya terjadi akibat saklar klakson yang rusak, ini akibat rangkaian listrik di dalam saklar yang rusak. Atau bisa juga karena lempengan tembaga yang kotor karena kerak atau kotoran lainnya. Cara memperbaikinya cukup rumit karena harus membongkar saklar dan periksa rangkaian kelistrikan saklar apakah ada yang rusak atau terputus jika ada solder kembali. Dan bersihkan juga lempengan tembaga atau kuningan agar lebih maksimal.

 

 

Rekomendasi Info Harga Promo dan Spesifikasi Dealer Mobil Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Informasi kode pada ban mobil

Informasi kode pada ban mobil

 

Ban merupakan komponen terpenting dari kendaraan, ban memiliki jenis dan karakteristik berbeda-beda. Masing-masing jenis disesuaikan dengan fungsi dan tipe kendaraan yang memakainya.

Namun, mengenal ban bukan sekadar soal jenis, merek dan diameter, ada kode unik yang tercetak pada ban dengan makna-makna tertentu.

Kode ini menjadi keterangan spesifikasi ban dari produsen. Lalu, bagaimana cara membaca kode tersebut? Sebagai contoh, Indonesia yang menggunakan pengukuran metric, kebanyakan ban standard pabrikan memiliki kode 185/65/R16 88H, apa maksudnya?

Lebar, dan Tinggi Angka 185 menunjukkan kode lebar telapak ban yang memakai satuan ukur milimeter, jadi angka tersebut berarti telapak ban memiliki lebar 185 milimeter. Berikutnya ada angka 65, menunjukkan ketebalan/tinggi dinding ban yang dihitung melalui persentase lebar ban, maka 65 adalah tebal/tinggi ban 65% dari lebar telapak. Semakin kecil angkanya, maka akan semakin tipis dinding ban.

 

Kode Produksi

Untuk melihat kode produksi dari ban mobil dapat dilihat dari 4 (empat) angka yang tercantum seperti yang telihat pada gambar dibawah ini. Dua angka pertama menunjukkan periode minggu pembuatan sedangkan dua angka selanjutnya menunjukkan tahun pembuatan :

 

 

 

 

Sebagai contoh bila angka tertera pada ban mobil 3612 berarti ban tersebut di produksi pada minggu ke 36 di tahun 2012 atau dengan kata lain ban tersebut di produksi pada bulan september pada tahun 2012.

 

 

Rekomendasi Info Harga Promo dan Spesifikasi Dealer Mobil Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tips cara merawat radiator avanza

Tips cara merawat radiator avanza

Radiator pada mobil Avanza tujuannya adalah untuk mendinginkan mesin. Pada dasarnya sistem pendingin mesin mobil ditunjang oleh 3 hal, yaitu Cairan Pendingin, Udara dan Minyak Pelumas. Ketiganya berkaitan erat dan sangat menentukan efisiensi kinerja mobil Avanza anda. Dan berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan, serta tips dalam merawatnya :

 

Radiator

Sebagai penampung utama dan tempat cairan didinginkan, maka kondisi radiator harus selalu terjaga dengan baik. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan baik luar maupun dalam. Pada bagian luar terdapat kisi-kisi yang merupakan jalur mengalirnya angin. Jika kisi-kisi tersebut tersumbat kotoran, maka dapat dipastikan bahwa volume angin yang mengalir pun berkurang, sehingga proses pendinginan menjadi kurang efektif. Untuk membersihkannya, gunakanlah kuas halus atau semprotan air yang bertekanan rendah agar jangan sampai membengkokan kisi-kisi yang sangat tipis tersebut.

Pembentukan karat adalah hal yang umum terjadi pada bagian dalam radiator yang sudah berumur. Karat dapat menghambat sirkulasi sistem pendingin atau bahkan melumpuhkannya. Untuk itu lakukanlah pengurasan secara berkala, setidaknya setahun sekali. Proses ini dapat dilakukan sendiri, atau diserahkan pada bengkel khusus, terutama jika terjadi kebocoran. Jika Anda berencana untuk melakukan pengurasan sendiri, berikut ini adalah langkah-langkahnya :

1. Sebelumnya pastikan mesin mobil berada dalam kondisi dingin.

2. Bukalah penutup pembuangan cairan yang terdapat pada bagian bawah radiator dan simpan penutup tersebut di tempat yang aman.

3. Setelah seluruh cairan mengalir keluar, tutup kembali hingga rapat. Kemudian bukalah penutup utama pada bagian atas radiator, lalu tambahkan cairan penguras atau Radiator Flush (jika ada) dan tambahkan air bersih hingga penuh. Biarkan penutup utama terbuka untuk mengurangi tekanan yang terlalu tinggi saat pemanasan mesin.

4. Hidupkan mesin mobil dan biarkan menyala hingga mencapai temperatur operasional atau sekitar 10 sampai 15 menit. Selama proses pemanasan berlangsung ketinggian air didalam radiator dapat saja menurun. Untuk itu Anda dapat melakukan penambahan.

Untuk mempercepat sirkulasi air dan merontokan kotoran atau karat yang melekat pada dinding jalur sirkulasi, Anda dapat menginjak pedal gas secara perlahan dengan putaran mesin sekitar 1.000 – 1.500 rpm.

5. Setelah mencapai suhu operasional, matikan mesin dan biarkan dingin kembali. Setelah dingin, buka kembali penutup pembuangan radiator dan biarkan mengalir keluar seluruhnya.

6. Pada tahap ini, dengan kondisi kedua penutup terbuka, alirkan air kembali air bersih kedalam radiator hingga air yang keluar pada bagian pembuangan terlihat bersih.

7. Setelah itu tutup kembali penutup pembuangan radiator hingga rapat dan isikan air bersih atau cairan pendingin (Radiator Coolant), atau keduanya hingga penuh, kemudian tutup kembali dengan rapat.

8. Perhatikan volume cairan dalam radiator selama beberapa hari pemakaian pertama, dan tambahkan bila berkurang. Jika masih terus berkurang, ada kemungkinan terjadi kebocoran. Untuk itu periksakan mobil Anda pada bengkel radiator.

Jika radiator mobil  Avanza anda sudah cukup lama tidak dikuras atau jika Anda membeli mobil bekas tanpa mengetahui riwayat perawatan radiatornya, serahkan proses pengurasan pada bengekel radiator. Sebab jika kotoran yang terdapat didalam jalur sirkulasi pendingin mesin terlalu banyak, maka mengurasnya justru dapat menyumbat beberapa saluran yang sempit dan dapat mengakibatkan kegagalan pada sistem pendinginan.

Selang Radiator

Selang ini menjadi penghubung antara Radiator dan mesin, serta jalur mengalirnya cairan pendingin. Tekanan dan suhu air yang tinggi membuat selang radiator semakin lama semakin mengembang, dan daya tahannya semakin menurun.

Oleh karena itu jika memang sudah saatnya diganti, lakukanlah segera. Terlambat menggantinya dapat berakibat fatal seperti terhambatnya sirkulasi air atau bahkan sobeknya selang. Akibatnya seluruh cairan akan terkuras seketika dan temperatur mesin melonjak tinggi. Saat itu terjadi umumnya terjadi suara menggelitik dan mesin akan mati.

Tutup Radiator Perhatikan apakah karet penyekat dan pegas masih berfungsi dengan baik. Jika tidak maka dapat menyebabkan meningkatnya temperatur mesin. Klem / Pengikat Selang Radiator Klem / pengikat yang biasanya terbiat dari besi atau baja, memastikan selang tersambung dengan baik pada radiator.

Karena pengikat radiator sangat vital dalam menjaga agar jangan sampai lepas dan bocor, pastikanlah bahwa pengikat tersebut cukup kuat namun tidak terlalu kuat yang justru akan membuat selang radiator sobek. Kipas Pendingin Agar peranti ini tetap dapat bekerja dengan baik, periksalah kondisi cairan silikon dan tali kipas. Pastikan keduanya selalu dalam kondisi baik.

Pompa Oli Yang tidak kalah penting untuk diperhatikan pada sistem pendinginan mesin adalah pompa oli. Selain memompa oli menuju bagian mesin yang membutuhkannya, melalui proses ini mesin turut didinginkan. Terawatnya sistem pendingin dengan baik akan menambah rasa aman dan nyaman dalam mengendarai mobil Anda kemanapun.

 

Rekomendasi Info Harga Promo dan Spesifikasi Dealer Mobil Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618