Cara pasang roof rack / roof box avanza

Sebentar lagi cuti massal libur lebaran akan tiba. Di musim libur panjang seperti mudik Lebaran, bepergian jauh dengan membawa banyak barang adalah hal yang sering dilakukan. Penumpang kerap memenuhi mobil dengan barang bawaan seperti koper, tas kecil hingga aneka benda kecil.

Kondisi seperti ini tentu mendatangkan konsekuensi. Selain bobot mobil yang bertambah, ruang di kabin pun kian tersunat sehingga kabin terasa sempit. Jika saat berangkat saja sudah penuh, maka pas perjalanan pulang bisa jadi semakin sempit karena biasanya perjalanan pulang disertai dengan membawa oleh-oleh.

.

Alhasil, mendapatkan ruang ekstra dengan menambah perangkat roof rack atau roof box adalah langkah cerdas untuk menyiasati kebutuhan ruang penyimpanan.

Di pasar ada banyak pilihan roof rack dan roof box yang tersedia. Kendati kian banyak digunakan, tapi tidak semua orang paham cara memasang kedua perangkat itu dengan baik. Padahal semua ada hitung-hitungannya, terlebih karena kinerja perangkat tersebut yang terhitung berat akibat memanggul beban secara harfiah.

Nah, sebagai pemilik mobil sebaiknya juga mengetahui bagaimana cara instalasinya. Seperti apa caranya?

Pengukuran

Sebelum pemasangan kedua perangkat itu, tentu perlu pengukuran. Hal ini untuk menentukan posisi peletakannya. Posisi di tengah tak hanya berlaku untuk pilihan lebih maju atau lebih mundur, tapi juga posisi antara kanan dan kiri di cross bar.

Cara terbaik tentu memposisikan roof rack atau roof box di tengah. Jangan terlalu kiri atau kanan karena akan mempengaruhi beban mobil jadi tidak merata. Jika sudah begini, maka jangan sekalisekali menggunakan metode kira-kira.

Jadi yang digunakan adalah alat ukur seperti meteran untuk mengukur jarak masing-masing sisi agar lebih presisi. Karena jika meleset, maka akan mengganggu gerak mobil (roll) saat bermanuver.

Lihat titik tumpunya

Sebagus apapun roof rack atau roof box yang Anda beli, fungsi utama mereka adalah untuk membawa barang. Membawa barang sama artinya dengan menanggung beban dan jika berurusan dengan beban maka pondasi atau titik tumpu menjadi hal yang sangat penting.

Titik tumpu itu didapat dari keberadaan roof rail. Jenis mobil yang dari standar sudah dilengkapi roof rail biasanya hanya MPV, jip atau SUV. Sehingga jika mobil Anda belum memiliki roof rail, maka langkah awal yang harus dilakukan adalah memasang dulu roof rail.

Setelah roof rail terpasang, maka yang Anda perlu lakukan berikutnya adalah memasang cross bar. Nah, palang inilah yang berguna untuk menopang roof rack ataupun roof box sesuai kebutuhan dan keinginan Anda.

Jadi pemilihan roof rack maupun roof box juga perlu menyesuaikan dengan roof rail. “Ukur dimensi roof rack dan roof box Anda. Usahakan agar titik tengah dari komponen tersebut berada di tengah mobil Anda,” ucap Arief dari Banteng Mas, toko variasi spesialis aksesori utilitas di MGK Kemayoran, Jakarta Utara.

.

Untuk memposisikan di tengah, geser cross bar maju atau mundur. Setelah mendapat posisi yang sesuai, kencangkan dengan kunci yang pas dan pastikan semua mendapat tingkat kekencangan yang sama. Ini perlu demi alasan stabilitas. Dengan berada di tengah mobil, maka distribusi bobot bisa lebih merata dan membantu stabilitas saat bermanuver.

Selain soal stabilitas yang tentu juga berpengaruh pada keselamatan berkendara, memposisikan di tengah juga untuk kemudahan akses. Anda tinggal menginjak footstep atau ban jika mobilnya tinggi untuk mengakses masuk-keluar barang. Jikapun ingin menjorok ke belakang, semisal karena ada sunroof, maka pastikan agar bagian paling belakang dari roof box dan roof rail tidak membentur spoiler belakang saat pintu belakang dibuka.

.

.

Informasi Harga Promo dan Cicilan Kredit serta Spesifikasi Mobil Baru – Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Sienta – Yaris

.

Rekomendasi Dealer Resmi Toyota Medan – Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618

PT. Deltamas Surya Indah Mulia

JL. Balai Kota No. 2 A Medan