Cara menyeberang dengan kapal feri ketika kita membawa mobil

Kapal Feri merupakan sarana untuk mengangkut mobil saat kita berpergian antar pulau, misalnya jika akan berpergian dari kota lampung ke jakarta memakai mobil maka yang bisa dilakukan adalah menaikkan mobil ke kapal feri yang akan menyeberang dari pulau sumatra ke pulau jawa (lewat selat sunda), misal mau berpergian dari surabaya ke bali tentunya juga pasti akan menaikkan mobil ke kapal feri untuk melewati selat bali.

 

Ada kapal feri tertentu yang memang biasa/ khusus dipakai untuk membawa mobil yakni kapal feri roll on roll off, kapal feri jenis ini memiliki pintu (pintu ramp) yang bisa membuka dan menutup untuk manjadi jalan keluar masuk mobil ke dalam lambung kapal (tidak semua kapal feri memiliki pintu ini).

Nah dalam memasukkan mobil ke kapal feri ini sebenarnya mudah akan tetapi kita tidak boleh meremehkan aturan/ instruksi dari juru parkir karena bisa berakibat fatal (ini intinya) Tips membawa mobil naik kapal feri Nah ada beberapa tips saat menaikkan mobil ke kapal feri, berikut:

1. ikuti instruksi petugas menyeberangkan mobil menggunakan kapal feri itu mudah tapi beresiko tinggi, nah untuk itu jangan mengabaikan instruksi petugas parkir baik saat lewat pintu maupun di dalam tempat parkir (lambung kapal).

 

2. Saat akan melewati pintu (jalan masuk kapal) resikonya sangat tinggi, jalanlah dengan pelan dan hati-hati, jangan mendahului atau bermaksud menyerobot antrian… ikuti aba-aba dari petugas dan tetap berada pada jalur antrean

3. Kapal feri memiliki keterbatasan ruang, oleh karena itu dibutuhkan kerjasama antara pengemudi dan juru parkir agar parkir bisa dilakukan seefisien mungkin, oleh karena itu ikuti saja perintah/ instruksi petugas parkir dalam mengatur posisi mobil karena mereka sudah berpengalaman dengan posisi mobil dan kapal.

 

4. Selama parkir jangan menyalakan mesin, setelah mobil di posisi yang diinginkan oleh petugas maka matikan mesin dan aktifkan rem parkir/ rem tangan. Poinnya adalah jangan nyalakan mesin di dalam terlalu lama karena uangan sempit akan penuh polusi, sedangkan menyalakan mesin dalam kapal berpotensi kebakaran dalam kapal (apa lagi kalau mobilnya mobil jadul). Jika terjadi kebakaran maka akan sangat sulit untuk keluar dengan cepat karena jarak antar mobil bisa dibilang cukup sempit

5. Setelah parkir segera keluar dari mobil, setelah mematikan mesin dan mengaktifkan rem parkir sebaiknya pecinta otomotif segera keluar dari tempat parkir untuk menuju ruangan atas (tempat penumpang). Hal ini untuk menghindari terjadinya resiko yang tidak diinginkan (jangan terus di mobil).

Jika diperjalanan suatu saat kapal tenggelam kita ada di atas akan sangat mudah menyelamatkan diri, berbeda jika berada di dalam lambung kapal (tempat parkir) akan sangat sulit keluar.

 

 

Rekomendasi Info Harga Promo dan Spesifikasi Dealer Mobil Toyota Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Yaris Medan – Sumatera Utara – Aceh

Silahkan Hubungi Kami : 

0853-7325-1618