Ban mobil bunyi saat ngerem

Ketika sedang berkendara di jalanan lengang yang kebetulan hari ini adalah hari libur tentunya kita agak sedikit memacu kendaraan lebih kencang dan menikmati jalanan kota yang sepi. Seketika di depan terlihat ada persimpangan, lampu rambu lalu lintas yang tadinya berwarna hijau berubah berwarna kuning menuju ke merah sehingga kita harus menurunkan laju kecepatan dan menginjak rem secara perlahan, namun ketika kendaraan kita berhenti namun semua mata tertuju kepada kita karena ban mobil berbunyi berdecit memecah suasana hening di persimpangan.

Hal seperti ini pasti juga pernah dialami oleh setiap orang yang memiliki kendaraan yang sudah memasuki usia diatas 3 tahun. Oleh karena itu dalam kesempatan ini akan kami bahas hal – hal yang menyebabkan ban mobil yang berbunyi atau berisik ketika ngerem yaitu :

  1. Rem kotor
  2. Kanvas Rem yang Aus
  3. Sistem Rem yang macet
  4. Drum tromol atau piringan cakram yang tidak rata

.

Rem Kotor

Hal ini disebabkan ketika baru bepergian ke luar kota di waktu hujan memungkinkan untuk rem kotor dan berlumpur sehingga ketika mengerem akan terjadi gesekan antara lumpur atau kotoran yang menumpuk dengan piringan cakram atau pun drum tromol. Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kotoran pada piringan cakram atau pun tromol ada baiknya setelah pulang dari bepergian dari tempat yang jauh dan melewati jalanan yang berlumpur maka ketika sampai di rumah langsung ambil selang air dan disemprot bagian kaki kaki mobil terutama pada Ban, suspensi dan rem dan keesokan hari nya langsung di bawa ke bengkel dan di doorsmeer untuk di bersihkan secara menyeluruh.

.

Kanvas Rem yang Aus

Terkesan sepele namun inilah yang sering terjadi, setiap pemilik kendaraan tidak pernah secara rutin memeriksa piranti pengereman. Bila ada bunyi yang terdengar pada saat pengereman barulah dilakukan pengecekan. Prinsip kerja dari kanvas rem yaitu mengurangi atau memberhentikan laju putaran roda sehingga akan tergerus dan menimbulkan keausan dan bila hal ini terus menerus dibiarkan dan tidak segera dilakukan penggantian spare part tentunya berkendara tidak terasa nyaman contoh nya menimbulkan bunyi dan juga dapat mengancam keselamatan selama berkendara.

Untuk mendeteksi bahwa kanvas rem mulai aus dapat kita rasakan sendiri contohnya yaitu ketika melakukan pengereman injakan pedal rem semakin dalam dan mobil akan bergetar tidak seperti biasanya, jika kita perhatikan lebih detil maka dapat terlihat serpihan dari kampas rem berupa serbuk pada velg bagian dalam.

Jika sudah terjadi seperti hal diatas maka segeralah lakukan penggantian spare part

.

Sistem Rem yang macet

Sistem pengereman yaitu sistem yang mengatur untuk mengungi atau menghentikan laju kendaraan. Pada kendaraan bermotor kita mengenal 2 jenis yaitu rem cakram dan tromol yang menggunakan gaya gesek dalam sistem kerja nya.

Pernahkah anda mengalamai ketika sedang berkendara dan melakukan pengereman secara mendadak namun celakanya ketika pedal rem saya lepas ban dalam keadaan masih terkunci sehingga menyulitkan bagi kita untuk melakukan manuver setelah pengereman secara mendadak.

Sistem pengereman yang macet disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya adalah karena adanya karat yang timbul di area sekitar piranti pengereman.

.

Drum Tromol atau piringan cakram yang sudah tidak rata

Drum tromol merupakan piranti pengereman dari mobil yang cara kerjanya adalah untuk meneruskan tekanan minyak rem dari segala arah ke piston silinder roda agar mengembang dan menimbulkan tekanan pada dinding kanvas rem.

Drum tromol yang tidak rata selain menimbulkan bunyi juga bisa mengakibatkan gagal nya fungsi dari pengereman tromol akan bergetar sewaktu di rem.

Untuk drum tromol yang sudah tidak rata dan bergelombang maka segeralah bawa ke bengkel terdekat untuk dibersihkan terlebih dahulu. Jika memang terjadi kerusakan berarti drum tromol tersebut harus segera diganti karena drum tromol yang sudah rusak tidak dapat diperbaiki.

Piringan cakram biasanya dirancang lebih kuat dibandingkan dengan rem tromol yang biasanya digunakan untuk pengereman di bagian belakang, mengapa demikian ?????

Piringan cakram biasanya digunakan untuk pengereman bagian depan roda kendaraan. Diperlukan perangkat yang lebih kuat untuk mengendalikan laju kendaraan pada roda bagian depan karena pada saat melakukan pengereman seluruh bobot dari kendaraan akan berpindah ke bagian depan yang tentunya membutuhkan kerja yang lebih berat.

Bagi piringan cakram yang sudah bergelombang atau tidak rata sebaiknya segera diganti, namun solusi yang lebih ekonomis piringan cakram tersebut boleh dibubut dengan catatan batas ketebalan yang masih wajar dan tidak terlalu tipis.

Demikianlah pembahasan kami seputar permasalahan atau yang menyebabkan timbulnya bunyi pada saat mobil melakukan pengereman.

Jika anda ingin mengetahui informasi seputar harga mobil Toyota yang paling terbaru dapat dilihat pada artikel dibawah ini :

Informasi Harga Promo dan Cicilan Kredit serta Spesifikasi Mobil Baru – Avanza – Innova – Fortuner – Agya – Rush – Sienta – Yaris

.

Rekomendasi Dealer Resmi Toyota Medan – Sumatera Utara – Aceh

.

Silahkan Hubungi Kami :

0853-7325-1618

PT. Deltamas Surya Indah Mulia

JL. Balai Kota No. 2 A Medan